Bayangkan! Jika Lukisan-lukisan ini di Endorse oleh Brand-brand Ternama

Chris Rellas me-make over drastis ke lukisan-lukisan klasik. Melalui akun Instagram-nya @Bacopylab, ia memposting sejumlah karya seni klasik memakai merk-merk terkenal sepertii Channel, iPhone, Dior, dan lain sebagainya.

Lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci + Tas Dior

Berbicara mengenai lukisan mona lisa, siapa sih yang tidak mengenal lukisan karya Leonardo da vinci? Singkat cerita Lukisan ini sangat terkenal dan menjadi fenomena di seluruh dunia terutama di dunia seni.

Mona lisa adalah sebuah judul dari lukisan minyak dengan model seorang wanita muda yang dibuat oleh pelukis terkenal Leonardo da Vinci pada abad ke 16.

Hingga saat ini pun belum jelas asal usul dari lukisan ini, hal ini dikarenakan tidak adanya data yang pasti tentang sejarah lukisan mona lisa mulai dari tahun pembuatan dan siapakah sebenarnya wanita muda dalam lukisan tersebut.

Apalagi tas Dior? Karya desainer Christian Dior Lady Dior inilah yang paling dikenal di dunia. Tas dior yang indah ini memiliki desain yang elegan dan bahan mewah yang cocok untuk seorang ratu atau setidaknya seorang putri.

Lalu apa jadinya ketika lukisan mona lisa dengan tas dior menjadi satu dalam akun endorse? Waw! Unik, karya seni zaman klasik menyatu dengan barang modern. Hal yang unik pasti mudah dalam mendapatkan konsumen! Di jamin.

Lukisan Woman Sewing in the Garden karya Cassat + iPhone 6

Biasanya kalau endorse an pelakunya adalah wanita atau pria, tapi apa jadinya kalau yang endorse adalah tokoh wanita dalam lukisan, makhluk tak hidup yang sedang berselfie memakai iphone 6? kreatifitas Chris Rellas memang terbilang agak aneh, tapi tidak banyak orang yang mampu berani memakai karya seni klasik sebagai objek utamanya.

Lukisan Self-Portrait with a Friend karya Raphael. + kacamata Dior

Karya epik dari Raffaello Sanzio merupakan gaya lukisnya yang kontemporer. Namun jika dibandingkan dengan Michelangelo atau Titian, maka raffaello sering di anggap sebagai inferior.

Beralih pada gambar lukisan diatas, nuansa gothik gelap sangat terasa dengan aksesoris kacamata Dior yang membuat lukisan tersebut nampak full eye cathcing.

Bisa di bayangkan kan, orang aja keren ketika memeragakan kacamata Dior ini, apalagi kalau cuma sekedar lukisan yang hanya di edit pakai kacamata sebagai bagian dari objek yang akan di endors.

Lukisan Cardinal Ludovico Trevisan karya Andrea Mantegna + kaos PLAY Comme des Garçons

Menjadi modis memakai pakaian dengan aksen bergaris-garis vertikal dan menjadi manis dengan sentuhan hati merah, berukuran kecil namun tidak menganggu. Begitulah jadinya jika Cardinal Ludovico Trevisan memakai kaos play commedes garçons. Seperti asli!

Lukisan The Shiner (Girl with Black Eye) karya Norman Rockwell + tas ransel Moschino

 

Norman Percevel Rockwell ini dikenal dengan lukisannya yang ilustrator, begitu terkenal juga di kaum kolektor. Jadi tidak asing lagi lukisannya begitu hidup dan nampak nyata.

Seperti lukisan di atas the shiner (girl with the black eye). siswi sekolahan dengan mata hitam di sebelah kanan. Nampak terlihat habis berkelahi tapi lihat di samping kirinya yang menjadi pusat perhatian kita. “Tas ransel Moschino”, yang jika pada di tahun lamanya itu di pakai pasti terlihat sangat eksentrik sekali.

Karena kita mengetahui sangat bahwa tas Maschino itu merupakan Brand Moschino yang di ciptakan oleh Franco Moschino memang di akui banyak orang dengan keinovatifannya, warna-warni dan mengandung gaya eksentrik.

Pemakaian seragam yang dimana lengan tangan di gulung, kaos kaki belel, rambut berantakan, senyum yang terkesan di tarik manis membuat si anak perempuan ini terlihat eksentrik apalagi jika aksesoris yang dibutuhkan dalam sekolah yaitu sebuah tas, apalagi tas Moschino menjadi eksentrik kedua dalam kelengkapannya.

 

Leave a Reply